Efek Isoflavones pada Kesehatan Pria

Isoflavones memiliki struktur yang sama dengan hormon wanita, estrogen, dan memiliki manfaat bagi kesehatan wanita namun bagaimana pengaruhnya terhadap pria? Pertanyaan ini yang biasanya terlontar dalam perbincangan sehari-hari. Apakah isoflavones ini dapat menyebabkan pria memiliki sifat feminin? Sama sekali tidak ada hasil studi yang mendukung pernyataan di atas, sebaliknya, hasil studi menunjukkan bahwa isoflavones tidak berpengaruh terhadap kesuburan pria bahkan dapat meningkatkan kesehatan pria. Isoflavones adalah antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan, lebih spesifik lagi, isoflavones dapat mengurangi resiko kanker prostat.

Kanker Prostat dan Isoflavones

Pada usia lanjut, kesehatan pria banyak berhubungan dengan kesehatan prostat. Di Jepang dan negara Asia lainnya, dimana kedelai banyak dikonsumsi, kanker prostat 5 kali lebih jarang ditemukan dibandingkan dengan negara-negara barat dimana konsumsi kedelai mereka sangat rendah.

Tampak bahwa isoflavones dapat memiliki efek yang positif terhadap kanker yang berhubungan dengan hormon pria. Kanker prostat berhubungan dengan level hormon testosteron dan sering diobati dengan menurunkan level testosteron. Studi-studi klinis pada pria,  menunjukkan bahwa kedelai bermanfaat dalam mengurangi level hormon. Hormon pria, testosteron, diperlukan untuk perkembangan karakteristik pria namun jika pria menderita kanker prostat, testosteron akan mempercepat pertumbuhannya. Studi-studi mengindikasikan bahwa isoflavones dapat menghambat perkembangan kanker prostat dengan menghentikan pertumbuhan sel-sel  prostat.

Sebuah studi di Jepang yang dipublikasikan pada bulan Agustus 2007 oleh Journal of Nutrition memberikan kesimpulan bahwa konsumsi isoflavones dapat mengurangi resiko kanker prostat sebesar 58%.

Disadur dari isoflavones artikel.

Leave A Comment...

*