Apa Itu Isoflavones?

Mengkonsumsi produk-produk kedelai mendatangkan banyak manfaat kesehatan, termasuk perlindungan terhadap kanker payudara, kanker prostat, gejala-gejala menopause, serangan jantung dan osteoporosis. Banyak manfaat kesehatan tersebut berasal dari isoflavones. Saat ini banyak studi membahas mengenai isoflavones. Bayangkan, lebih dari 1700 publikasi ilmiah menyebut isoflavones dalam judul atau abstrak mereka. Mayoritas studi tersebut menunjukkan bahwa isoflavones memiliki banyak manfaat kesehatan.

Isoflavones memiliki struktur kimia yang sama dengan estrogen. Karena kesamaan struktur ini, isoflavones dapat mempengaruhi aktivitas estrogen kita. Tergantung dari tipe reseptor estrogen dalam sel-sel, isoflavones dapat mengurangi atau meningkatkan aktivitas estrogen. Isoflavones dapat bersaing dengan estrogen pada reseptor yang sama sehingga mengurangi resiko kesehatan akibat dari kelebihan estrogen. Isoflavones juga dapat meningkatkan aktivitas estrogen. Jika pada saat menopause tubuh kekurangan estrogen, isoflavones dapat mengimbangi dengan berikatan pada reseptor yang sama, sehingga dapat meringankan gejala menopause.

Cara terbaik untuk mengkonsumsi isoflavones adalah dalam bentuk kedelai atau makanan yang terbuat dari kedelai. Kedelai mengandung berbagai macam tipe isoflavones, namun yang paling bermanfaat adalah genistein dan daidzein. Kandungan tertinggi isoflavones dapat diperoleh dari kacang kedelai dan tempe. Sumber alami lain dari isoflavones adalah semanggi merah.

Manfaat Kesehatan Isoflavones

Penelitian dalam berbagai area kesehatan telah menunjukkan bahwa konsumsi isoflavones dapat berperan penting dalam menurunkan resiko terkena berbagai macam penyakit.

  • Meringankan gejala menopause. Manfaat kedelai tidak hanya mengurangi resiko kanker dalam jangka panjang. Studi terkini telah menunjukkan bahwa isoflavones kedelai dapat mengurangi gejala menopause dan meningkatkan kepadatan tulang pada wanita. Bahkan, banyak problem kesehatan pada berasal dari kekurangan isoflavones. Walaupun hasil studi tidak seluruhnya konsisten, namun diketahui bahwa isoflavones dari kedelai atau semanggi merah dapat membantu untuk meredakan gejala menopause. Sebuah studi yang dilakukan oleh “Health Test” pada tahun 2004 meneliti pemberian resep yang dilakukan oleh 27 dokter untuk wanita dengan gejala menopause. Hasilnya menunjukkan bahwa isoflavones direkomendasikan dua kali lipat (44%) lebih banyak dibandingkan dengan perawatan menggunakan hormon (22%).
  •  Mengurangi resiko serangan jantung. Isoflavones kedelai tampak dapat mengurangi resiko penyakit kardiovaskular melalui mekanisme yang berbeda. Isoflavones menghentikan pertumbuhan sel-sel yang menyebabkan penyumbatan arteri. Arteri-arteri ini biasanya membentuk gumpalan-gumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Perlindungan terhadap gangguan prostat. Isoflavones dapat bermanfaat bagi kesehatan pria karena isoflavones dapat mencegah pembesaran kelenjar prostat pria. Studi-studi menyebutkan bagaimana isoflavones dapat memperlambat pertumbuhan kanker prostat dan menyebabkan sel kanker prostat mati. Isoflavones bereaksi dengan sel kanker dengan cara yang sama dengan sebagian besar obat-obatan untuk pengobatan kanker.
  • Isoflavones meningkatkan kesehatan tulang. Isoflavones membantu pengawetan materi-materi penyusun tulang dan menghambat osteoporosis. Ini adalah alasan mengapa orang-orang di Cina dan Jepang sangat jarang mengalami osteoporosis karena mereka sangat jarang mengkonsumsi produk susu sapi dimana hal sebaliknya terjadi di Eropa dan Amerika Utara. Tidak seperti estrogen yang membantu mencegah pengeroposan tulang, bukti-bukti menunjukkan bahwa isoflavones dapat membantu pembentukan tulang baru. Studi lain, walaupun hasilnya tidak terlalu konsisten, bukti menunjukkan bahwa genistein dan kedelai isoflavones dapat mencegah osteoporosis.
  • Mengurangi resiko kanker. Isoflavones dapat melawan pertumbuhan tumor karena isoflavones bertindak melawan sel kanker seperti halnya pengobatan untuk kanker. Studi berdasarkan populasi menunjukkan hubungan yang kuat antara konsumsi isoflavones dan penurunan resiko kanker payudara dan endometrial. Wanita yang mengkonsumsi paling banyak produk kedelai dan makanan lain yang mengandung isoflavones dengan kadar yang tinggi, mengurangi resiko kanker endometrial sebanyak 54%.

Isoflavones adalah hormon tumbuhan alami

Isoflavones dapat ditemukan pada banyak makanan namun sumber terbaiknya adalah kacang kedelai. Isoflavones kedelai memiliki banyak manfaat kesehatan. Kacang kedelai merupakan tanaman pangan yang dibudidayakan yang manfaat kesehatannya baru saja ditemukan akhir-akhir ini. Studi-studi telah menunjukkan bahwa konsumsi kacang kedelai memberikan efek kesehatan yang baik terhadap tubuh kita.

Isoflavones adalah antioksidan alami

Studi telah menunjukkan bahwa isoflavones memiliki sifat antioksidan setara dengan antioksidan yang terkenal dari vitamin E. Kekuatan antioksidan isoflavones dapat mengurangi resiko kanker jangka panjang dengan mencegah kerusakan DNA. Genistein merupakan antioksidan terkuat diantara kedelai isoflavones, diikuti oleh daidzein.

Disadur dari isoflavones artikel.

Leave A Comment...

*